Seputarnews.com / BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan sementara pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Penyebabnya, BDX Data Centers sebagai pihak yang membangun proyek tersebut belum mengantongi analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan persetujuan bangunan gedung (PBG).
Dikatakan Dedi, proyek pembangunan pusat data AI jangan dulu dimulai sebelum ada dokumen AMDAL dan PBG. Ketiadaan dua dokumen tersebut berpotensi menimbulkan masalah dalam pembangunan proyek.
Ia meminta kepada konsultan untuk segera menyerahkan persyaratan yang dibutuhkan agar AMDAL dan PBG pembangunan pusat data AI dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
“PBG dan AMDAL belum keluar. Jangan dulu berjalan proyeknya. Berhentikan dulu pembangunannya,” kata KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, Rabu (30/9/2026).
KDM juga meminta konsultan membuka kajian analisis proyek tersebut kepada masyarakat, terutama terkait potensi kebisingan dan penggunaan air Waduk Jatiluhur. Ia pun meminta konsultas memastikan keberadaan pusat data AI tidak menggangu pemanfaatan air Waduk Jatiluhur bagi petani.
Pusat data AI yang berada di lahan seluas 8.000 meter itu mulai dibangun sejak 22 September 2026. Proyek tersebut akan memiliki kapasitas daya listrik hingga 640 Megawatt (MW).


