seputarnewa.com / KABUPATEN BOGOR – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum menuju umat yang kuat, mandiri, dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan Erwan saat menghadiri Tasyakur dan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H serta Grand Final dan Anugerah Juara Musabaqah Azan Nusantara (MAN) II Mendunia 2026 di Masjid Nurul Wathan Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa (16/6/2026).
“Hijrah yang kita maknai bukan hanya berpindah tempat, tetapi berpindah menuju kualitas yang lebih baik. Hijrah dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap individual menuju kepedulian sosial, dari kemunduran menjadi kemajuan, serta dari kelemahan umat menuju umat yang kuat, mandiri, dan berdaya saing,” katanya dalam sambutan
Ia menilai tema kegiatan “Berhijrah Merajut Ukhuwah, dalam Damai dan Harmoni untuk NKRI”, sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Hijrah, kata Erwan, harus dimaknai sebagai upaya meningkatkan kualitas diri dan kehidupan sosial masyarakat.
Selain itu, pada kesempatan tersebut, Erwan juga mengapresiasi peluncuran sejumlah program strategis yang digagas dalam kegiatan tersebut, yakni Program Satu Data Masjid Indonesia, Gerakan Kegiatan Ekonomi Umat Berbasis Masjid, dan Gerakan Transformasi Digital Manajemen Masjid.
“Program-program tersebut menunjukkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat peradaban umat,” ungkapnya.
Pun kepada seluruh panitia penyelenggara Grand Final dan Anugerah Juara Musabaqah Azan Nusantara (MAN) II Mendunia 2026 yang telah menghadirkan kegiatan bernilai religius sekaligus memiliki dimensi sosial, budaya, dan pemberdayaan umat.
“Melalui kompetisi ini kita tidak hanya mencari siapa yang memiliki suara terbaik, tetapi juga menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap syiar Islam,” Imbuhnya
Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya mampu mengumandangkan azan dengan merdu, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak, ilmu pengetahuan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Erwan juga mengungkapkan, sebagai provinsi dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Indonesia, Jawa Barat memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan umat, memperkuat moderasi beragama, dan membangun harmoni sosial.
“Lebih dari 97 persen penduduk Jawa Barat beragama Islam. Karena itu, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan umat, memperkuat moderasi beragama, serta membangun harmoni sosial di tengah masyarakat,” kata Erwan.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam ini, Erwan berharap semangat hijrah dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Jawa Barat untuk terus memperkuat ukhuwah, menjaga kedamaian, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan harmonis.


