by

Teknik Pengambilan Keputusan dan Negosiasi Terhadap Suatu Barang

Seputarnews.com /

Setiap manusia pasti akan dihadapkan kepada pengambilan keputusan, untuk memutuskan suatu keputusan tentulah tidak mudah dan membutuhkan pertimbangan bahkan psaat mengambil keputusan tidak jarang kita akan meminta pendapat orang lain untuk membantu kita memutuskan pilihan kita. Sama hal nya juga ketika kita akan membeli sebuah barang, ketika seseorang memutuskan ingin membeli suatu barang pasti dia akan dihadapkan pada beberapa pilihan, contoh Agung ingin membeli sebuah baju batik, pasti Agung akan dihadapkan pada beberapa motif batik ada motif batik kuwung, batik mega mendung, dan banyak lagi motif batik lainnya.

Oleh sebab itu Agung akan memilih diantara motif batik tersebut kira-kira motif batik seperti apa yang dia inginkan dan dia butuhkan, hal ini otomatis akan membuat Agung memutuskan satu pilihan yang sudah dia tentukan. Biasanya pada kasus tersebut pedagang baju batik pasti akan membatu Agung untuk menentukan pilihannya dengan menjelaskan spesifikasi dari tiap-tiap motif batik yang ada dan itu akan membantu Agung memutuskan pilihannya. Selain itu sebelum membeli batik Agung tetunya juga sudah menentukan baju batik seperti apa yang akan dia beli, misal Agung telah membuat spesifikasi terhadap baju batik sperti apa yang akan dia beli mulai dari harga, ukuran, bahan, dan termasuk juga motif serta warna batik yang dia inginkan. Penjelasan dari pedagang tersebut hanya dijadikan sebagai rujukan untuk memenuhi spesifikasi baju batik yang sudah dia buat.

Contoh di atas hanyalah contoh kecil pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk pengaambilan keputusan pada dunia profesional membutuhkan Teknik-teknik pengambilan keputusan, karena dalam dunia profesional keputusan yang diambil adalah keputusan yang berkaitan dengan kemaslahatan orang banyak sehingga membutuhkan persiapan dan Teknik yang matang untuk bsa mengambil keputusan yang terbaik. Ada beberapa Teknik pengambilan keputusan:

Baca juga:  Ridwan Kamil : Kebebasan Pers Adalah Fundamental Demokrasi

Teknik Partisipatif

Merupakan gaya kepemimpinan dunia demokartis dan banyak mengarah kepada prilaku.

Teknik Kelompok Biasanya digunakan untuk membantu pimpinan rapat menentukan hasil keputusan yang lebih efektif.

Teknik Delphi
Digunakan pada pengambilan keputusan suatu kelompok/organisasi dalam memprediksi jangka Panjang.

Teknik Kelompok Nominal
Untuk mengambil keputusan Teknik ini dikembangkan menjadi Teknik khusus.
Beberapa Teknik pengambilan keputusan di atas biasanya digunkan pada perusahaan/organisasi besar dalam menentukan atau mengambil keputusan.

Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menggunakan beberapa proses pengambilan keputusan yang ada di bawah ini :
Identifikasi keputusan yang perlu diambil.

Mengumpulkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan.

Mencari solusi alternatif.
Menimbang dengan bukti-bukti yang ada.

Pilih beberapa alternatif.
Mengambil keputusan.

Pengambilan Keputusan dan Negosiasi Pembelian Suatu Barang.

Pada era digital ini, keputusan pembelian suatu barang tidak lagi hanya bergantung pada preferensi pribadi. Proses pengambilan keputusan menjadi lebih kompleks karena adanya berbagai faktor yang memengaruhi, seperti informasi yang tersedia secara luas, persaingan pasar yang ketat, dan kemajuan teknologi. Dalam konteks ini, negosiasi juga menjadi hal yang penting untuk mencapai keputusan pembelian yang optimal. Artikel ini akan membahas pentingnya pengambilan keputusan yang baik dan kemampuan negosiasi dalam proses pembelian suatu barang.

Pengambilan keputusan yang baik membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan preferensi pribadi, serta pemahaman tentang produk atau barang yang akan dibeli. Sebelum melakukan pembelian, penting untuk melakukan riset terlebih dahulu tentang produk yang diinginkan. Informasi tentang spesifikasi, fitur, kualitas, dan harga dapat membantu calon pembeli untuk membandingkan berbagai pilihan yang tersedia di pasaran. Selain itu, pengalaman konsumen lain juga dapat menjadi referensi yang berharga. Melalui pengumpulan dan analisis informasi ini, pengambilan keputusan dapat dilakukan secara rasional dan efektif.

Baca juga:  Diduga Situ Rawa Binong Tercemar Limbah B3 Hingga Ribuan Ikan Mati Mendadak

Selain faktor internal, faktor eksternal juga dapat memengaruhi pengambilan keputusan. Persaingan antar merek, tren pasar, dan promosi penjualan dapat mempengaruhi preferensi pembeli. Oleh karena itu, penting bagi calon pembeli untuk mengidentifikasi faktor-faktor ini dan mempertimbangkannya dalam pengambilan keputusan.

Negosiasi juga merupakan aspek penting dalam proses pembelian suatu barang. Negosiasi melibatkan interaksi antara pembeli dan penjual dalam mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Dalam negosiasi, kemampuan komunikasi yang efektif sangat diperlukan. Pembeli perlu mengungkapkan kebutuhan dan preferensinya dengan jelas, sementara penjual perlu menyampaikan informasi tentang produk secara transparan. Diskusi yang terbuka dan saling menghargai antara kedua belah pihak dapat membantu mencapai kesepakatan yang memuaskan.

Selain itu, keterampilan negosiasi yang baik melibatkan kemampuan untuk mempertimbangkan dan memahami posisi pihak lain. Pemahaman yang baik tentang batas harga yang dapat diterima dan kemampuan untuk menawar secara efektif merupakan kunci sukses dalam negosiasi. Fleksibilitas dalam mencapai kesepakatan juga sangat penting untuk memastikan kepuasan kedua belah pihak.

Penting untuk diingat bahwa negosiasi bukan hanya tentang mencapai harga terendah. Jaminan kualitas, pelayanan purna jual, dan garansi juga merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam proses pembelian. Kompromi yang seimbang antara harga dan kualitas dapat menghasilkan keputusan pembelian yang bijaksana.

Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, pengambilan keputusan yang baik dan kemampuan negosiasi yang efektif dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi konsumen. Dengan melakukan riset yang baik, mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi, dan menjalankan negosiasi yang efektif, calon pembeli dapat memastikan bahwa keputusan pembelian yang diambil akan memenuhi kebutuhan dan preferensinya.

Dalam kesimpulan, pengambilan keputusan dan negosiasi pembelian suatu barang adalah proses yang kompleks dan membutuhkan pemikiran yang matang. Calon pembeli perlu melakukan riset, mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi, dan berkomunikasi dengan baik dengan penjual. Dengan cara ini, mereka dapat mencapai keputusan pembelian yang bijaksana dan memuaskan. Dalam dunia bisnis yang kompetitif, kemampuan ini sangat penting untuk mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga dan kualitas yang optimal.(*).

Baca juga:  Komisi II DPRD Jabar Kunjungi Industri Logam di Sukabumi

Penulis : Salwa Hafizah
Mahasiswi semester 6 Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI, Depok, Jawa Barat, Indonesia.