Sepekan Jelang Idulfitri, Harga Bawang dan Daging Ayam Turun, Cabai Naik

Seputarnewa.com /KOTA BANDUNG –Menjelang Idulfitri 1447 H, permintaan kebutuhan pokok pangan cenderung meningkat. Hal ini menyebabkan harga bahan pokok berubah secara dinamis.

Beberapa komoditas mengalami peningkatan harga terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET)/Harga Acuan Pemerintah (HAP) seperti gula pasir curah, daging ayam ras, telur, dan cabai rawit merah. Namun demikian, selain komoditas cabai rawit merah yang rata-rata mencapai Rp91.695 per kilogram, kenaikan komoditas lainnya masih pada kisaran HET/HAP.

Beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan harga terhadap HET/HAP seperti beras medium dengan harga Rp13.127 per kilogram, beras premium dengan harga Rp14.514 per kilogram, daging sapi dengan harga Rp137.738 per kilogram, cabai merah keriting dengan harga Rp41.434 per kilogram, bawang merah dengan harga Rp30.046 per kilogram, dan bawang putih honan dengan harga Rp34.926 per kilogram.

Di sisi lain, terdapat komoditas yang harganya cenderung stabil terhadap HET/HAP seperti minyak goreng Minyakita dengan harga Rp15.700 per liter dan tepung terigu dengan harga Rp11.839 per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Nining Yuliastiani mengatakan, berdasarkan data per Jumat (13/3/2026), harga bawang merah turun 2,15 persen dibandingkan bulan lalu. Sementara, harga bawang putih honan turun 2,7 persen dibandingkan bulan lalu.

“Stok bawang merah surplus sehingga harga masih berpotensi turun jelang Idulfitri 2026,” ujar Nining, Selasa (17/3/2026).

Neraca proyeksi stok bawang putih honan juga menunjukkan surplus sehingga stok diperkirakan aman tersedia.

Harga daging ayam ras pun menunjukkan penurunan sebesar 0,28 persen dibandingkan bulan lalu. Per Jumat (13/3/2026), harga rata-rata daging ayam ras yakni Rp40.443 per kilogram.

“Jelang Idulfitri, harga daging ayam ras menurun seiring proyeksi pasokan yang mencukupi serta pengaruh kebijakan Makan Bergizi Gratis yang selama Ramadan menggunakan makanan kering,” kata Nining.

BACA JUGA  Pemprov Jabar Gelar Seni dan Rangkaian Layanan Kepada Masyaraka

Sementara itu, komoditas pangan yang mengalami kenaikan tertinggi dibandingkan minggu sebelumnya adalah cabai merah besar. Harga rata-rata cabai merah besar per Jumat (13/3/2026) sebesar Rp47.971 per kilogram.

Menurut Nining, kenaikan harga cabai disebabkan oleh meningkatnya permintaan jelang Idulfitri 2026. Meski demikian, stok cabai relatif aman.

*Pengawasan Terpadu Jelang Idulfitri 1447 H*

Untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan jelang Idulfitri 1447 H, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Satgas Pangan Polda Jawa Barat dan instansi terkait lainnya gencar berkoordinasi hingga melaksanakan kegiatan Pengawasan Terpadu di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung.

“Dari hasil Pengawasan Terpadu di Pasar Kosambi, Pasar Caringin, dan Pasar Cikutra menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pokok di pasar masih dalam kondisi cukup dan distribusi berjalan lancar,” ungkap Nining.

Nining juga menyampaikan bahwa sebagian besar komoditas masih dijual dalam kisaran HET/HAP.

Pemerintah terus mengimbau pelaku usaha untuk menjaga pasokan, tidak melakukan penimbunan, menetapkan harga secara wajar sesuai ketentuan, dan memperlancar distribusi guna mendukung terciptanya ekosistem pasar yang kondusif.

Melihat stok jelang Idulfitri 1447 H berbagai komoditas dipastikan aman serta upaya nyata dari berbagai intansi untuk menjaga pasokan, masyarakat diharapkan tidak khawatir, tidak menyimpan stok berlebihan, maupun melakukan _panic buying_.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *