Jabar Siapkan Kompetensi Pengasuh Lansia untuk Pasar Domestik dan Internasional

Pemerintahan46 Views

Seputarnews.com /CIREBON – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat fokus meningkatkan kompetensi _caregiver_ (pengasuh) guna memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional, khususnya Jepang. Upaya itu dilaksanakan dengan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Presentase lansia di Jawa Barat telah mencapai 11,25 persen atau sekitar 5,3 juta jiwa pada 2024. Khusus Kabupaten Sumedang, Kuningan, dan Majalengka, persentase lansia lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat, yakni di atas 17 persen.

Melihat data tersebut, kebutuhan pengasuh profesional sangat mendesak.

“Saat ini, lebih dari 80 persen perawatan lansia di Indonesia masih dibebankan kepada keluarga yang tidak terlatih,” ungkap Peneliti Ahli Pertama Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat Hana Riana Permatasari.

Untuk meningkatkan kompetensi pengasuh, BP2D menyelenggarakan kegiatan “Tindak Lanjut Nota Kesepakatan Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)”, di SMK Negeri 1 Mundu, Cirebon, Rabu (21/1/2026).

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong transformasi Pekerja Migran Indonesia dari sektor domestik (_house maid_) menjadi tenaga profesional bersertifikat (_care worker_).

Kawasan Metropolitan Rebana (Cirebon, Subang, Majalengka, Indramayu, Sumedang, Kuningan) diproyeksikan menjadi motor utama penyedia tenaga kerja terampil. Saat ini, terdapat 33 SMK di kawasan tersebut yang memiliki konsentrasi keahlian Asisten Keperawatan dan _Caregiver_.

Adapun, langkah strategis yang diambil kedua belah pihak yaitu perumusan regulasi dengan menyusun Perda atau Pergub yang mengatur standar kompetensi dan perlindungan kerja pengasuh.

Selain itu, memberikan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi untuk para pengasuh. Pemdaprov Jabar dan BRIN akan mengakselerasi kompetensi pengasuh melalui Lembaga Sertifikasi Profesi _Caregiver_ dan memperluas Tempat Uji Kompetensi (TUK) di wilayah Pantura.

BACA JUGA  Ridwan Kamil Resmikan Transformasi Pasar Lembursitu

Melalui kerja sama ini, kedua pihak juga akan mengintegrasikan pendidikan formal di SMK dengan jalur pelatihan cepat melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Semua upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan Jawa Barat sebagai _center of excellence_ ekonomi perawatan global, sekaligus memastikan lansia di dalam negeri mendapatkan perawatan yang bermartabat dan berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *